MAGELANG - , Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pagergunung, KPH Kedu Utara yang masuk diwilayah administratif Desa Jogoyasan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang yang terjadi siang kemarin berhasil dipadamkan, Jum'at (04/09).
Kebakaran terjadi pada Kamis, 3 September 2026 pukul 11.30 WIB Informasi awal diterima dari anggota MPA Jogogeni Desa Jogoyasan yang melihat kepulan asap di lokasi. Informasi tersebut segera diteruskan melalui grup Basecamp Temu Kidul, MPA Jogogeni, dan komunitas SAR dan anggota Koramil 07/Ngablak. Upaya pemadaman api dilakukan dengan cepat sehingga kebakaran tidak sempat meluas.
Berdasarkan data lapangan, titik kebakaran berada pada koordinat 7°22'37, 019" S 110°22'6, 847" E dengan ketinggian sekitar 1.182, 2 meter DPL. Luas petak 27 C-2 secara keseluruhan 2, 50 Ha dengan tanaman Pinus.
Luas area yang terbakar tercatat 0, 55 Ha, Vegetasi yang terdampak berupa kriyu, ilalang, kaliandra, pinus, dan pakis. Penyebab kebakaran diduga faktor alam. Taksiran kerugian akibat kejadian ini sebesar Rp77.500.

Proses pemadaman berlangsung selama hampir dua jam dari pukul 11.30 WIB hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 13.20 WIB.
Penanganan di lapangan melibatkan 45 orang dari unsur gabungan dari Perhutani, Koramil 07/Ngablak, Polsek Ngablak, BPBD Kabupaten Magelang, MPA Jogogeni, Basecamp Temu Kidul dan warga sekitar.
Danramil 07/Ngablak Kapten Inf Sunarto saat ditemui dikantornya menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang mana berkat laporan cepat dan penanganan cepat api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Kondisi di lokasi saat ini semak yang hangus terbakar dalam status aman serta terkendali.
"Kita juga terus mengimbau agar masyarakat tetap waspada, tidak melakukan pembakaran dilahan pertanian yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan dan hutan, " tutup Danramil.
Hal senada juga disampaikan pihak Perhutani KPH Kedu Utara, pihaknya sangat mengapresiasi gerak cepat seluruh unsur yang terlibat dalam upaya pemadaman sehingga kebakaran tidak meluas.
Redaktur : Pen0705/Mgl

Updates.